Tuesday, June 29, 2010

Milik Anda, Bukan Milik Ku

Pernah di Syibam, ada seorang shalih memegang jabatan hakim. Selama bertahun-tahun tidak ada seorang pun yang mengadukan masalahnya.
Suatu hari ia mengeluh kepada penduduk kota, “Mengapa di antara kalian tak ada yang berkelahi ? Mengapa tak ada yang bersengketa ?”
Penduduk Syibam menjawab, “Penghuni kota ini antara yang satu dan yang lain telah didamaikan Al-Quran. Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah (Q.S. Asy-Syura (42) ayat 40). Mereka tidak butuh engkau. Apa yang hendak engkau hakimi jika mereka telah bersatu ?”
Akhirnya, sang hakim setiap hari masuk kantor, namun hanya jadi penganggur. Tidak ada seorang pun yang mengunjunginya untuk meminta keputusan sengketa.
Setelah 14 tahun, datang dua orang menemuinya.
“Ada apa ?” tanya hakim.
“Kami ada masalah”, jawab salah seorang tamunya.
“Alhamdu lillah, selamat datang, selamat datang. Selama bertahun-tahun aku merindukan kejadian seperti ini. Kemari dan duduklah. Aku akan bertindak adil kepada kalian”.
Sang hakim pun bersiap-siap dengan penuh semangat untuk menggunakan ilmunya memutuskan dengan adil. Ini kasus pertama dalam 14 tahun.
“Nah, ceritakanlah persoalanmu “
“Aku membeli sebidang tanah dari dia ini. Dalam tanah itu ternyata ada harta karun emas. Pada harta itu terdapat tanda-tanda sebagai peninggalan jaman dahulu (masa sebelum Islam). Berarti harta itu adalah rikaz”
“Benar” sang hakim mengomentari.
“Bila itu rikaz, maka sudah seharusnya menjadi hak pemilik tanah pertama. Aku mendatanginya dengan membawa harta itu. Namun, ia tidak mau menerimanya. Katanya ia telah menjual tanah itu padaku” lanjut orang itu.
“Aneh………??! Inilkah pengaduanmu ? Sekarang, jawalah”, kata sang hakim pada laki-laki yang seorang lagi.
“Pak hakim yang mulia, tanah itu berikut isinya telah saya jual. Saya tidak berhak lagi atas harta itu. Waktu menjual saya tidak berkata, “Saya jual tanah ini tanpa harta karunnya”. Harta itu ada di tanah yang telah saya jual, maka sudah seharusnya harta itu menjadi milik si pembeli”, jawab laki-laki yang kedua.
“Sungguh aneh. Inikah jawabanmu ?”
“Ya”
“Bagaimana pendapat kalian ?” tanya sang hakim selanjutnya.
“Pak hakim yang mulia, anda memahami syari’at Allah, ambillah harta ini dan gunakanlah”, kata keduanya.
“Kalian berdua ingin menyelamatkan diri dan membinasakan hakimmu ya?! Tidak bisa begitu !” tukas sang hakim.
“Bila begitu adililah kami” pinta keduanya.
“Sabarlah. Kalian punya anak ?”
“Ya, aku punya anak perempuan”
“Kamu ?”
“Aku punya anak laki-laki”
“Baiklah. Keluarkan 1/5 harta itu untuk zakat, karena itu rikaz. Sisanya yang 4/5 gunakanlah untuk pernikahan putra dan putri kalian. Sekarang pergilah kalian dari tempatku”, putus sang hakim.

http://www.facebook.com/l/bf53fauUFcisJ9M_fX6RnqaHYWg;coretan-hikmah.blogspot.com/2010/06/milik-anda-bukan-milik-ku.html

Monday, June 28, 2010

Halaman Web

Akh Dia Rediana
http://qefy.tumblr.com/

Akh Rimba
http://menitinafasbaru.blogspot.com/


Al-quran Digital
http://tanzil.info/
http://www.quranflash.com/en/quranflash.html


Converter online
http://www.zamzar.com

TV sunnah PT.SSS
http://www.sss-tv.com/

Jejaring Muslim
http://sn.cybermoslem.net/

http://wassalamfacebook.blogspot.com/

www.millatfacebook.com



Artikel2
http://www.resensi.net/


http://www.rumah-wakaf.org/?p=content&ins=006&pid=201103090001

Friday, June 18, 2010

Rasa Bersalah

ketika kita merasa susah, takberdaya, ketika kita merasa bersalah atas dosa kita yang lalu
Bagai mana cara bwt meyakinkan diri kalo Allah tu maha pemaaf
di saat kita merasa putus asa pa benar kita akan menemukan jalan keluar?

 ketika dosa yg kita buat membuat kita tambah giat mendekati ALLAH, bagus
tp jangan sampai membuat kita takut dosa gak dimaafkan,eh bukannya tobat, malah hidup dengan penuh kesedihan..
itu yg gak boleh.


andai dosa itu ke manusia dan masih bisa minta maaf, setelah tobat lanjutkan dengan meminta maaf ke personalnya


kepada ALLAH ya taubat nasuha

kepada diri sendiri?
mulai memperbaiki dan menghargai diri sendiri
kita itu berharga kita itu cerdas...walaupun mereka mengidolakan yg lain, tp tetap kita adalah terhebat berbicara positif akan memberikan motivasi terbesar u diri sendiri

Monday, June 14, 2010

Do'a dikala ragu akan dirinya...:)

Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin 


http://www.dudung.net/artikel-islami/doa-dikala-ragu-akan-dirinya.html

Bila Aku Jatuh Cinta

Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Amin !

http://www.dudung.net/artikel-islami/bila-aku-jatuh-cinta.html